Home > Lingkungan Hidup > Mengabaikan keselamatan kerja RAPP ceroboh

Mengabaikan keselamatan kerja RAPP ceroboh

RAPPJakarta (Rakyat Riau) – Anggota komisi VII DPR Sutan Sukarnotomo menilai, PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bertindak ceroboh khususnya mengabaikan keselematan kerja dalam melakukan perawatan regular satu fiberline milik perusahaannya yang berakibat tewasnya tiga karyawan perusahaan kontrakan PT. RAPP, Joni Sembiring dan PT Aurel  Jaya Abadi, Hendra Zen dan Reno Jauhari dari PT. Riautama Panca Karsa, tewas usai tersiram bubur kertas panas PT. RAPP.

Terkait hal tersebut, Sutan mendesak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kabupaten Pelalawan untuk melihat sejauhmana penerapan dan memeriksa peralatan kerja yang terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) PT.RAPP terhadap karyawannya.

Mesti setiap perusahaan / industry jika menerapkan K3 dengan serius dan baik,  tidak menimbulkan korban beresiko tinggi atau zero accident. “Disnaker Pelalawan harus segera memeriksa kembali peralatan K3 milik PT. RAPP. Timbulnya tiga orang tewas menunjukan RAPP ceroboh dalam menerapkan K3,” ujar Sutan kepada Rakyat Riau saat ditemui di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, rabu (9/2).

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan setiap perusahaan biasanya melakukan pemeliharaan rutin prinsip K3 setiap 3 atau 6 bulan sekali untuk menjaga keselamatan dan menghindari para karyawan dari kecelakaan kerja. Hal ini  diperlukan untuk menginventarisasi, melaksanakan dan mengevaluasi hal-hal yang terkait dengan keselamatan dan kesehatan para karyawan yang sedang bekerja dan tamu atau masyarakat  yang datang di perusahaan. “jika tak rutin menjalankan perawatan K3 berapa korban lagi berjatuhan akibat kecerobohan RAPP”. Ujarnya.

Sutan berpendapat kematian tiga orang itu bisa diakibatkan oleh kesalahan kerja atau kesalahan pabrik. Tapi jika benar-benar kesalahan pabrik, maka RAPP harus bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan korban yan menderita luka dan memberikan santunan pada keluarga korban meninggal, sesuai dengan aturan yang berlaku.

“RAPP juga mestinya harus memberikan asuransi kepada keluarga korban. Bagaimana pun kehilangan nyawa tak bisa digantikan oleh hal apapun, termasuk harta.” Ujarnya.

Atas tragedi tersebut Sutan berjanji akan membicarakan dugaan kecerobohan RAPP tersebut dalam komisi VII yang membidangi masalah lingkungan hidup.

Timbulnya korban tewas dan luka itu juga menjadikan sutan untuk mengusulkan komisi VII untuk melakukan kunjungan spesifik ke lokasi kecelakaan di RAPP. “secepatnya akan kami bicarakan di komisi dan akan meninjau secara spesifik melalui panja lingkungan hiup, karena sebelumnya juga telah mencemari ikan akibat limbah PT . RAPP tersebut.” Ujarnya.

“secepatnya akan kami bicarakan di komisi dan akan meninjau secara spesifik melalui panja lingkungan hiup, karena sebelumnya juga telah mencemari ikan akibat limbah PT . RAPP tersebut.”

Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap insiden yang menimpa karyawannya, kemaren sejumlah manajemen PT RAPP beserta beberapa stafnya melakukan kunjungan ke rumah sakit awal bros terhadap korban kecelakaan kerja yang terjadi akibat bocorna pipa penghubung yang menyalurkan bubur kertas beberapa waktu yang lalu.

Kunjungan yang dilakukan Rabu (9/2) sejak pukul 12.00 WIB ini antara lain dihadiri oleh Direktur Social Capital PT. RAPP Mulian Nauli, Assistant Media Relations Manager PT. RAPP Salomo Sitohang serta beberapa orang stafnya.

Saat bertemu korban dan keluarga di ruangan rawat inap RS Awal Bros, dilansir riauterkini.com, Direktur Social Capital PT. RAPP Mulia Nauli melakukan dialog dengan korban dan menyampaikan pesan agar mereka jangan memikirkan hal hal yang lain, tetapi focus kepada kesembuhannya. Menurut keterangan istri pasien Soepandi Manurung, Rostaman (35) keadaan suaminya kini semakin membaik. Ia berharap suaminya bisa segera pulih.

Dalam Keterangannya Mulia Nauli menuturkan bahwa maksud kedatangan mereka adalah untuk melihat keadaan korban secara langsung dan memastikan korban ditangani sebagaimana mestinya serta mengharapkan kesembuhan mereka. Dan apapun yang menjadi hak korban , PT RAPP memastian semuanya terpenuhi. PT RAPP juga memastikan akan menanggung seluruh biaya berobat dan pemakaman para korban dan kecelakaan kerja tersebut. (rrl)

(dikutip dari Harian Rakyat Riay , Kamis 10 February 2011).kecelakaan kerja

About these ads
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: